Cerita Basi 15 Sept

Well, yang ini udah lama sih. Tepatnya tgl 15 sept kemarin, saya ke BookFest di Usyd. Belajar dari kekecewaan sewaktu mengunjungi Book Fair di UNSW (datang hari pertama, jam 1 siang, dan semua buku arsitektur ludes dengan sukses), saya dan mbak Eni bela”in pagi-pagi sekitar jam 9 ke Kampus. BookFair nya buka jam 10:00am, dan setiba di sana sekitar jam 09:30am, antrian sudah lumayan panjang.

-antrian BookFest di Quadrangle Usyd-

Tepat jam 10 pagi, BookFest di mulai, dan saya langsung tancap gas ke bagian buku-buku architecture/town planning. Eng Ing Eeeeng, satu persatu buku saya masukin ke tas belanja. Abis itu ke bagian Engineering, cari buku-buku tentang Environmental Engineering, trus ke bagian Computer, lumayan dapat bbrp buku menarik, trus abis itu ke bagian Science Fiction, dan menyusul ke bagian English Learning.

Sekitar satu jam kemudian, saya nyari-nyari mbak Eni, sambil tersaruk-saruk menenteng buku-buku belanjaan. Gileeee, orang yang satu ini rupanya lagi sibuk menata buku-buku kedokteran yang rata-rata setebal kotak sepatu, sampai 3 keranjang belanjaan!!!

Singkat cerita, jam 2 siang kami pulang. Sebenarnya masih banyak yang ingin di beli, tapi apa daya, dari pada tangan dan punggung patah gara-gara mikulin buku? Itu pun saya harus berhenti tiap 10m, gara-gara pegal mikulin tas belanjaan dari Quadrangle sampai Bus Stop (panas-panas, puasa lagi..).

-mudah-mudahan kebaca ntar hehehe, abis AUD 50.5 nih-
Nyesal juga sebenarnya, ada beberapa buku menarik ttg webdesign dan buku ttg macro-economics yang ingin saya beli, trus gak sempat nyari buku cerita anak anak, plus home&gardening buat oleh-oleh untuk ibu di rumah.

Yah, mudah-mudahan sebelum pulang masih sempat ke Book Fair nya Sydney Museum di Boxing Day. Sekarang masalahnya, semoga duit tabungan masih cukup untuk mengirim buku-buku tsb ke tanah air. :D

About this entry